Friday, January 07, 2005

Kesalahan Dalam Negosiasi Gaji

Ngaku aja deh, pasti salah satu motivasi anda bekerja adalah uang kan? Gini hari, mustahil ada yang mau bekerja tanpa mau dibayar dengan uang. Makanya saat negosiasi gaji, merupakan saat yang paling menentukan untuk memperoleh gaji yang anda harapkan. Untuk itu anda harus pandai-pandai bernegosiasi agar anda puas. Karena negosiasi yang salah hanya akan menimbulkan penyesalan di kemudian hari. Di bawah ini adalah kesalahan negosiasi gaji yang harus anda hindari:

- Meminta sejumlah gaji tanpa mengetahui standar gaji perusahaan. Ini adalah kesalahan fatal yang anda lakukan. Maka sebelum anda menyebutkan sejumlah angka, selidiki dulu berapa standar gaji di perusahaan tersebut. Dikhawatirkan jika tidak mengetahuinya, anda bisa saja menyebutkan angka jauh di bawah standar perusahaan, sehingga anda akan menyesal karena ternyata dibanding rekan yang lain gaji anda justru paling kecil. Sedangkan jika anda menetapkan jauh di atas standar perusahaan, dikhawatirkan perusahaan tidak dapat memenuhi tuntutan anda dan akhirnya malah tidak menerima anda sebagai karyawan.

- Tidak mengetahui berapa nilai anda sebenarnya. Asal menentukan gaji tanpa mengetahi bagaimana kualitas anda sesungguhnya juga merupakan kesalahan besar. Kalau kualitas anda biasa-biasa saja tetapi anda menetapkan gaji yang besar tentu tidak comparable. Sebaliknya jika kualitas anda bagus juga tidak comparable jika anda menetapkan gaji yang rendah. So, agar anda nggak 'kejeblos', ketahuilah kualitas dan kemampuan anda barulah anda menentukan harga yang sesuai dengan kualitas anda.

- Menampilkan image yang tidak setaraf dengan gaji yang digesosiasikan. Maksudnya, anda menentukan sejumlah angka yang cukup besar tetapi anda tidak menampilkan sosok yang cerdas dan profesional. Penampilan yang seadanya serta pembicaraan yang tidak berbobot tentu meragukan pihak pemberi kerja untuk memberi gaji yang besar pada anda.

- Mengira pihak pemberi kerja adalah pengambil keputusan dalam negosiasi gaji. Padahal keputusan jumlah gaji adalah kesepakatan kedua belah pihak. Jangan menyerahkan keputusan sepenuhnya pada pihak perusahaan. Namanya juga negosiasi, anda juga ikut andil dalam pengambilan keputusan.

- Menegosiasikan gaji lewat telpon. Ini juga suatu kebodohan yang telah anda lakukan. Selain tidak profesional, menegosiasikan gaji lewat telpon juga berkesan sangat tidak sopan. Bisa jadi kesepakatan yang anda ambil tidak memuaskan, karena keputusan diambil tidak secara face to face.

Nah anda yang dalam waktu dekat ini ingin negosiasi gaji dengan perusahaan tertentu, hati-hati aja jangan sampai anda melakukan kesalahan tersebut. Sehingga anda dan juga perusahaan sama-sama puas. Goodluck! (sumber Astaga.com)

Menjadi Manusia Berkualitas

Siapa sih yang nggak kepengin menjadi manusia yang berkualitas? Jelas dong semua ingin. Tapi tentu saja semua itu harus diusahakan. Tanpa usaha apapun mustahil anda bisa menjadi orang yang berkualitas atau berbobot. Paling tidak untuk menjadi orang yang oke, anda harus memupuk kemampuan diri setiap hari. Caranya, nggak terlalu sulit kok asal anda mau berusaha. Nah anda yang pengin jadi orang ‘berbobot’ coba deh ikuti tips berikut ini:

Selalu mencari informasi
Buka mata dan telinga anda lebar-lebar terhadap segala jenis informasi, baik itu politik, sosial, ekonomi, dan terutama informasi yang berkaitan dengan pekerjaan anda. Informasi ini bisa anda dapatkan dari majalah, surat kabar, siaran radio, televisi, internet, dan lain-lain. Belajarlah untuk menyerap informasi dengan tuntas agar anda tidak tidak ketinggalan informasi terkini. Jadi, dengan siapapun anda bicara, anda nggak akan 'tulalit'.

Kembangkan ide
Jadilah pribadi kreatif yang selalu penuh ide. Memang sih nggak setiap saat anda bisa menemukan ide. Tetapi saat anda menemukannya, jangan sia-siakan. Kembangkan ide anda secara maksimal. Berpikirlah selalu untuk dapat menambah nilai plus anda.

Tingkatkan target kerja
Cobalah tingkatkan kemampuan diri dengan meningkatkan target kerja anda. Kalau selama ini anda menyelesaikan tugas pada jam empat sore, cobalah untuk menyelesaikannya pada jam tiga sore. Kemudian, setiap menyelesaikan tugas, cobalah bandingkan dengan hasil kerja anda kemarin. Kalau bisa lakukan peningkatan hasil kerja dari hari ke hari. Dengan demikian, kualitas diri anda juga meningkat dari hari ke hari.

Jadilah pribadi yang menyenangkan
Menjadi orang yang menyenangkan juga merupakan salah satu hal untuk menjadi pribadi yang berkualitas. So, jadilah orang yang tahu etiket dan sopan santun yang bisa menghargai orang lain. Jangan lupa untuk selalu berpikir positif tentang orang lain. Jangan racuni pikiran anda dengan hal-hal negatif. Karena pikiran positif akan membantu anda untuk mencapai kualitas diri anda.

Tingkatkan penampilan diri
Gaya bicara, cara berbusana, dan bahasa tubuh yang baik mencerminkan profesionalisme anda. Maka perbaikilah penampilan anda secara keseluruhan. Karena seorang dengan kualitas yang baik biasanya juga tahu cara berpenampilan yang baik.

Nah sudahkah anda melakukannya? Jangan lupa, dengan kualitas diri yang baik jalan untuk menuju sukses semakin terbentang luas. So, mulailah dari sekarang! (sumber Astaga.com)

Kesalahan Dalam Negosiasi Gaji

Ngaku aja deh, pasti salah satu motivasi anda bekerja adalah uang kan? Gini hari, mustahil ada yang mau bekerja tanpa mau dibayar dengan ua...